Skip to content
Juli 13, 2012 / .*-- My Blog --*.

Diabetes dan Gangguan Pendengaran

Tak cuma mempengaruhi kondisi penglihatan, diabetes ternyata dapat meningkatkan resiko terkena gangguan pendengaran dua kali lebih besar dibandingkan dengan mereka yang tidak mengidap diabetes. Hal ini terutama taerjadi pada penderita diabetes yang kadar gulanya tidak terkontrol dengan baik.

Diabetes berkaitan dengan gangguan pendengaran tipe saraf. Kadar gula dalam darah yang tinggi dapat menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah dan saraf pada organ pendengaran sehingga kemampuan untuk mendengar menurun. Apabila tidak diatasi dengan tepat, gangguan ini bisa mengarah pada munculnya depresi, kecemasan bahkan paranoid.

Gangguan pendengaran acapkalitidak disadari penderitanya, melainkan oleh orang-orang disekitarnya terlebih dahulu. Sebaiknya, ketika mulai mengalami kesulitan mendengar suara wanita atau anak-anak, sulit mengikuti percakapan dalam kelompok atau sering emminta orang lain mengulang ucapan atau merasa orang lain berbicara seperti bergumam, tak ada salahnya Anda segera memeriksakan pendengaran Anda.

Terlebih bagi penderita diabetes, sebaiknya melakukan pemeriksaan pendengaran secara rutin. Riangan atau beratnya gangguan pendengaran dapat mempengaruhi kehidupan Anda sehingga sebaiknya tak berlama-lama diabaikan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: