Skip to content
Juli 12, 2012 / .*-- My Blog --*.

Kebohongan Orang Tua Waktu Kita Kecil

Sadar atau nggak, kita semua sering dibohongin sama orangtua kita waktu kita masih kecil. Mulai dari kebohongan kecil, sampai kebohongan besar yang bener-bener nggak masuk akal. Nah, anehnya kita percaya-percaya aja (Yaa maklumlah dulu kita kan lagi polos-polosnya). Dan anehnya lagi, sampai sekarang masih ada yang nggak sadar udah dibohongin.

1. Sunat

Bagi  para cowok, sunat adalah hal yang luar biasa menakutkan. Membayangkan titit akan disuntik dan diasah-asah pisau bukanlah hal yang mudah. Tapi anehnya semua orang tua selalu kompak menenangkan anaknya dengan bilang ‘sunat itu rasanya cuma kayak digigit semut.’

“CUMA KAYAK DIGIGIT SEMUT.”

Kebohongan yang sangat terorganisir.

Karna kebenaran harus disebarluaskan, NYUNYU kasih tau fakta sebenarnya:

SUNAT ITU KAYAK DIGIGIT SEMUT RAKSASA YANG BELOM MAKAN EMPAT BULAN…!

2. Satu Suap Lagi
Ini terjadi waktu zaman-zamannya kita kalo makan masih disuapin. Kita yang lagi asik main lompat sana lompat sini roll depan roll belakang biasanya akan malas diganggu untuk makan. Tapi mama nggak pernah kehabisan akal. Mama akan datang membawa semangkok makanan sambil memegang sendok, dan berkata bahwa suapan itu adalah suapan terakhir, begitu terus dan seterusnya sampe makanannya habis.


3. Nasi
Biasanya, kalo kita udah kenyang dan makanan kita belom abis, mama akan bilang, “nanti nasinya nangis lho..”. Dan kita percaya aja.

Baiklah mama.. Sekarang kita sudah besar, dan sudah ngerti kalo nasi nggak akan bisa nangis kalo nggak dimakan.

Tapi tetep, terima kasih buat suapannya. Suapan ibu adalah suapan terenak di dunia! :D

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: